Category Pendidikan

Belajar Bahasa Inggris Online: Confusing Verb

November 13, 2012 Pendidikan  No comments

kampung inggris

 

belajar bahasa inggrisBelajar Bahasa Inggris Online Gengs, udah pernah dengar tentang confusing verb?

Eengg sebenarnya apa sih confusing verb?

Belajar Bahasa Inggris itu udah confuse ditambah lagi belajar confusing verb, waah confuse nya dobel dobel tuh….

Jadi, confusing verb adalah kata kerja yang seringkali membuat pusing kepalamu karena memiliki arti serupa, tapi ternyata digunakan untuk konteks yang berbeda.

Untuk membedakan konteks kata kerja yang membingungkan ini kamu musti mengidentifikasi terlebih dahulu jenisnya, apakah masuk transitive verb atau intransitive verb

Transitive Verb

adalah kata kerja yang membutuhkan tambahan direct object. Selain itu kamu juga bisa mengenalinya dengan mengajukan pertanyaan berawalan “who atau what” untuk mendapatkan jawaban berupa object . Kalimat ini dapat dijadikan passive form atau kalimat pasif.

Contoh transitive verb: learn, touch, want, sell, write, paint,  kick, explain, hit, clean, bring, buy, ask

Intransitive Verb

merupakan kata kerja yang tidak membutuhkan direct object pada kalimat. Hal yang paling penting adalah kamu musti mengerti artinya melalui kamus terlebih dahulu. Selain itu, kalimat intransitive tidak memiliki passive form atau bentuk pasif

Contoh intransitive verb: sneeze, die, work, lie, go, come, arrive, cry

Sudah paham sampai sini?

Nah kalau belum, jangan khawatir langsung saja lihat contohnya berikut ini

1. Take Vs Bring

“Take”  artinya “mengambil” . Kata ini biasanya digunakan untuk konteks kejadian mengambil barang untuk diserahkan kepada orang yang meminta, sehingga barang yang dibawa otomatis berjalan ke tempat pemanggil

Contoh: I take my book to you

               She takes the bucket to her house

“Bring” artinya “membawa”. Kata ini biasanya digunakan untuk konteks kejadian dimana barang yang akan dibawa belum berpindah tempat atau tetap di posisi yang sama

Contoh: I bring you this cake

                They bring you a beautiful dress

2. Maybe Vs May be

“Maybe”  artinya “mungkin”. Kata ini berfungsi sebagai adverb dalam kalimat, sehingga harus selalu diikuti dengan verb atau kata kerja di belakangnya.

Contoh : You maybe forget about his problem

                 She maybe write some letter

 May be merupakan dua kata yang terpisah. “May” dijadikan sebagai “modals” dan “be” dijadikan sebagai “verb” atau kata kerja. Biasanya kedua kata tersebut diikuti dengan Adjective, Noun, dan Adverb

Contoh: He may be a doctor

                She may be rich

3. Refuse Vs Deny

Refuse memiliki arti “menolak”, biasanya sering digunakan untuk menolak ajakan atau pemberian dan keengganan.

Contoh: I refuse to debate

She refuse his proposal

Deny memiliki arti “menyangkal”, biasanya digunakan dalam konteks kalimat melaporkan kebohongan, tidak mengakui suatu hal, dan berkontradiksi

Contoh: She denied sleeping together

They deny that they are corruption

4. Rise Vs Raise

Rise memiliki arti “terbit”, biasanya digunakan untuk konteks kalimat “menggambarkan semangat” dan ‘naik atau maju”

Contoh: The sun rises slowly

The actress rises brightly

Raise memiliki arti “mengangkat” yang sering digunakan untuk menyatakan kenaikan atau peningkatan

Contoh: I raise my hand highly

                You raise me up

5. Sit Vs Set

Sit memiliki arti duduk, merupakan kata kerja yang biasanya digunakan untuk kondisi sedang duduk ketika makan

Contoh: They sit next to me

                I sit on the floor to eat

 

Seat memiliki arti tempat duduk, merupakan sebuah kata kerja dan kata benda

Contoh: Please find a seat

                Please wait to be seated

6. Stay Vs Remain

Stay memiliki arti “tinggal”

Contoh: I stay in Yogyakarta

                 You stay cool

Remain memiliki arti “sisa atau bekas”

Contoh: We remain here

                She remain silent

7. Shall Vs Will

Shall memiliki arti “akan” merupakan modals yang digunakan untuk subjek I dan We atau orang pertama

Contoh: I shall go home

                 We shall drink slowly

Will memiliki arti “akan” merupakan modals yang digunakan untuk subjek You, He, She (subjek orang kedua), dan They serta It (subjek orang ketiga)

Contoh: It will rain

                She will go home

8. Say Vs Tell

Say memiliki arti “mengatakan”, biasanya diucapkan tanpa sebuah object. Bisa juga menggunakan object apabila ditambahi kata “to”

Contoh: I say to you

                You say anything

 Tell merupakan kata yang berarti “menceritakan” dapat digunakan untuk menjelaskan atau menginstruksikan.

Contoh: Tell your friends to ofollow my account

                 You tell me the secret

9. Borrow Vs Lend

Borrow dapat diartikan dengan istilah “meminjam sesuatu”.

Contoh : Could I borrow your money?

I borrow your pencil now

Lend dapat diartikan dengan istilah “meminjamkan sesuatu”.

Contoh: I will lend you my book

                She can lend you a laptop

10. Do Vs Make

Do dapat diartikan dengan kata “melakukan aktivitas”

Contoh : You want to do your homework

She want to do his list

Make dapat diartikan dengan kata “membuat” sesuatu atau bisa juga diartikan sebagai sebab kenapa keadaan terjadi

Contoh: I make decision for my future

                She makes him happy

11. Can Vs May

Can memiliki arti “dapat” yang digunakan untuk “menunjukkan kemampuan” atau “memohon bantuan dengan cara tidak formal”

Contoh: I can write a beautiful potry

                Can you help me?

May memiliki arti “boleh” yang digunakan untuk “mengekspresikan kemungkinan” dan “memohon bantuan dengan sopan”

Contoh: You may see her tomorrow

May I help you?

12. Meet Vs Know

Meet memiliki arti bertemu yang sering digunakan untuk “dapat berhubungan dengan seseorang”, “untuk memperkenalkan seseorang” atau “untuk merencanakan pertemuan”

Contoh: I met him yesterday

                I will meet him tomorrow

Know memiliki arti “tahu” biasanya sering digunakan untuk “konteks telah mengenal” dan “paham tentang suatu kebenaran”

Contoh: I’ve known her since 2017

                She knows about political science

13. Waste Vs Spend

Waste memiliki arti “membuang” yang biasanya digunakan untuk menyatakan kegagalan memanfaatkankan sesuatu secara efektif

Contoh: I waste my time

                She waste the cake

 Spend memiliki arti menghabiskan yang sering digunakan untuk menunjukkan kondisi mengeluarkan uang untuk sesuatu, bisa juga untuk menyatakan waktu yang terlewat.

Contoh: They spend their money to buy an expensive car

I spend my time at the beach

Gimana gengs sudah paham bukan? Jadi kesimpulannya, confusing verb adalah kata kerja yang memiliki arti cenderung sama dan digunakan sesuai konteks kalimat.

Belajar Bahasa Inggris itu mudah bukan?!

Read More